Pendidikan Multikultural – Institusi pendidikan terdiri dari peserta didik dari berbagai latar belakang budaya. Siswa-siswa ini sebagian besar berasal dari Amerika Serikat, yang merupakan negara multikultural yang besar. Agar pembelajaran dapat berlangsung dengan sukses di lembaga-lembaga ini, kohesi antar budaya yang berbeda merupakan faktor penting. Kohesi dan pemahaman ini akan menciptakan lingkungan belajar yang cocok tidak hanya bagi siswa tetapi juga bagi guru.

Oleh karena itu, guru baru mempunyai tugas untuk memahami perbedaan budaya yang ada di kelas sebelum memulai kegiatan pembelajaran. Ini akan memberi guru gambaran tentang bagaimana menangani siswa berbeda yang duduk di kelas yang sama. Untuk tujuan inilah makalah penelitian ini ditulis. Hal ini bertujuan untuk menggali berbagai perspektif budaya dan pendidikan multikultural serta peran pendidikan multikultural dalam menjembatani kesenjangan antar budaya yang berbeda di lembaga pendidikan.

Pengertian dan Pembahasan Kebudayaan

Kebudayaan secara singkat diartikan sebagai cara hidup masyarakat. Namun, ada lebih banyak hal dalam budaya daripada yang dikemukakan oleh definisi-definisi ini. Budaya seseorang mempengaruhi cara seseorang bertindak dan merespons situasi yang berbeda. Kebudayaan seseorang tidak dapat dipisahkan dari individu karena merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari individu.

Baca juga: Tantangan Pendidikan Indonesia di Era Digital dan Upaya Mengatasinya

Budaya ini berperan besar dalam membentuk karakter dan memunculkan kepribadian dalam diri seseorang. Kebudayaan seseorang dikembangkan dari pengalaman hidup sehari-hari. Individu belajar melakukan sesuatu sesuai dengan budaya di mana mereka dibesarkan.

Pengertian dan Pembahasan Pendidikan Multikultural

Pendidikan multikultural merupakan jenis pendidikan yang mengedepankan kesetaraan dan keadilan di kalangan peserta didik dan masyarakat nasional. Hal ini tidak terlepas dari latar belakang budaya mereka. Hal ini menegaskan kembali fakta bahwa semua umat manusia adalah sama dalam segala hal dan berhak diperlakukan sama.

Sistem pendidikan multikultural ini menawarkan kurikulum yang bermanfaat bagi semua siswa tanpa memandang budayanya. Sistem ini terdiri dari serangkaian strategi yang bertujuan untuk menyatukan siswa di kelas dengan mencoba mengungkapkan fakta bahwa budaya tidak boleh menjadi faktor pemisah di antara mereka.

Peran Pendidikan Multikultural dalam Mengatasi Perbedaan dan Bias Budaya

Berbagai cara telah dilakukan dalam upaya mengakhiri rasisme di Amerika Serikat. Namun, sejauh ini belum ada satupun cara tersebut yang efektif mengatasi masalah tersebut. Hal ini menjadikan pendidikan multikultural sebagai satu-satunya solusi terhadap permasalahan ini. Ada sejumlah cara di mana pendidikan multikultural dapat membantu mengatasi permasalahan perbedaan budaya dan bias budaya di lembaga pendidikan dan membuka jalan bagi apresiasi terhadap keragaman ras.

Pertama dan terpenting, pendidikan multikultural memberdayakan siswa muda untuk melihat lebih jauh dari kepompong rasial dan fokus pada kepribadian dan potensi rekan-rekan mereka dari budaya lain (Abalos 1996). Pendidikan multikultural melakukan hal ini dengan mengatasi isu-isu yang dapat menyebabkan stratifikasi budaya dalam masyarakat Amerika.

Perbandingan Prasangka dan Fakta

Penulis makalah ini telah belajar banyak dari makalah penelitian ini. Informasi yang diperoleh dari sumber-sumber penelitian telah memberinya wawasan tentang apa sebenarnya yang perlu dilakukan untuk menghilangkan diskriminasi rasial dan bias budaya.

Dilihat dari peta konsep, penulis berasumsi bahwa bias budaya dapat dihilangkan dari lembaga pendidikan Amerika dan rasa hormat terhadap perbedaan budaya dapat dengan mudah dipupuk dengan menggunakan strategi sederhana seperti melibatkan siswa dalam acara yang akan mendekatkan mereka. lainnya.